Tapi Kata Ayah…

Teng…! Suara bel tanda jam istirahat berbunyi. Meskipun Bu Guru sedang tidak ada di kelas, semua murid langsung menutup buku dan mulai beristirahat. Ada yang pergi ke kantin, ada yang makan bekal, dan ada juga yang bermain bersama teman-teman.

Lita bermain bersama teman-temannya di dekat meja Bu Guru. Tanpa sengaja, Lita terdorong ke arah meja dan menjatuhkan botol minum milik Bu Guru. Minuman di dalam botol pun tumpah.

“Aduh! Sudah, Lita. Kamu bilang saja tidak tahu kenapa minuman itu bisa tumpah. Nanti kamu kena marah, lho!” kata Rian, yang bermain bersama Lita tadi.

Lita pun panik. Ia takut dimarahi oleh Bu Guru. Namun, Lita teringat ajaran dari ayahnya, yaitu tidak boleh berbohong (Keluaran 20:16).

Pelita Kecil 45 Ceritaku (2)

Saat Bu Guru masuk ke kelas dan menanyakan apa yang terjadi, Lita mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

Pelita Kecil 45 Ceritaku (1)

Walaupun merasa takut, Lita memilih untuk mengikuti ajaran ayahnya dan menaati firman Tuhan. Bu Guru pun menghargai kejujuran Lita dan memaafkannya.

Invalid email address