Abraham adalah seorang yang dikasihi Allah. Dia pergi meninggalkan kampung halamannya di Haran untuk pergi ke satu tempat yang sudah dijanjikan oleh Tuhan. Abraham sudah berumur 99 tahun, tetapi dia belum memiliki anak.
Suatu hari ketika Abraham sedang beristirahat di kemahnya, dia melihat ada tiga orang berdiri di hadapannya. Abraham pun menyambut mereka dengan ramah dan mempersiapkan makanan bagi mereka. Lalu mereka berkata kepada Abraham, “Sesungguhnya Aku akan kembali kepadamu tahun depan. Pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.”

Sara yang mendengarkan pada pintu kemah tertawa dalam hati dan berpikir, “Bagaimanakah aku akan memiliki anak sementara aku dan suamiku sudah tua?” Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Abraham, “Mengapa Sara tertawa? Adakah sesuatu yang mustahil untuk Tuhan?”
Dan benar saja, Tuhan menepati janji-Nya kepada Abraham. Sara pun mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki tepat seperti yang Tuhan katakan. Lalu dinamailah anak itu Ishak, karena katanya, “Allah telah membuat aku tertawa.”



