Apa sajakah barang yang diambil Akhan? Dan apa akibat dari perbuatannya itu?
Ketika Yosua meminta Akhan untuk mengakui perbuatannya, dia berkata bahwa dia mengambil sebuah jubah yang indah, dua ratus syikal perak, dan sebatang emas seberat lima puluh syikal (Yosua 7:21).
Kalau dihitung-hitung, dua ratus syikal perak itu beratnya sama dengan empat buah medali perak di pertandingan Olimpiade Tokyo 2020, dan lima puluh syikal emas sebanyak satu medali emas. Jika ini semua diuangkan ke dalam rupiah, Akhan telah mengambil harta senilai kurang lebih 480 juta rupiah. Nilai yang luar biasa ya.

Pada masa itu, orang Israel hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, dan mereka tinggal di dalam kemah. Ternyata harta yang Akhan ambil, dia simpan di bawah kemah. Meski demikian, Tuhan tahu apa yang dia lakukan. Dan akhirnya Akhan dihukum.

Tapi bukan hanya Akhan, tetapi juga anak-anaknya, lembu, keledai, kambing domba, kemah, dan segala kepunyaannya, semua dibinasakan. Sungguh mengerikan. Pada akhirnya, Akhan kehilangan lebih banyak daripada yang dia ambil. Bukan saja kehilangan harta benda, tetapi dia juga kehilangan nyawanya.
Kita juga mau belajar untuk tidak mengambil apa yang bukan milik kita. Apa yang kita dapatkan tidak akan setimpal dengan apa yang akan diambil dari kita, yaitu keselamatan yang dari Tuhan. Kehidupan kekal sudah menanti kita. Tetapi maukah itu semua diambil dari kita hanya karena emas dan perak yang ditimbun di bawah kemah?
Terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan (Amsal 8:10)



