Ketika Abraham mau mempersembahkan Ishak, Abraham beriman, bahwa Tuhan pasti akan menjaga Ishak, anak yang sudah Tuhan janjikan kepadanya  (Ibrani 11:17-19). Tapi, bagaimana dengan Ishak sendiri, ya?

Ternyata, Ishak juga memiliki iman dan ketaatan yang luar biasa!

Yuk, kita lihat bersama-sama alasannya!

  1. Ishak tahu tentang persembahan.
    Saat mereka berjalan ke gunung, Ishak bertanya, “Ayah, mana dombanya untuk persembahan?” (Kejadian 22:7).

    Dari sini, kita tahu bahwa Abraham sudah mengajarkan Ishak tentang memberi persembahan kepada Tuhan.
Pelita Kecil 44 Ilmu pengetahuan Alkitab (2)
  1. Ishak mau taat.
    Ketika Abraham mengikat Ishak untuk dipersembahkan, Ishak tidak melawan (Kejadian 22:9).

Padahal, Ishak masih muda dan kuat. Ia bisa saja lari. Namun, Ishak memilih untuk taat karena ia percaya kepada ayahnya dan juga kepada Tuhan yang akan menyediakan (Kejadian 22:8).

Pelita Kecil 44 Ilmu pengetahuan Alkitab (1)

Dan benar saja, Tuhan menyediakan seekor domba sebagai pengganti Ishak! Dari sini kita belajar bahwa iman Abraham juga hidup di dalam hati Ishak, anaknya.

Mereka berdua sama-sama percaya bahwa Tuhan selalu menepati janji-Nya.

Invalid email address