
Pagi itu, Lita sedang berjalan ke sekolah. Tiba-tiba, dari jauh Rei mengayuh sepedanya begitu cepat mendekati Lita.
Saat mau melewati Lita, sepeda Rei menginjak genangan air yang berada di dekat Lita. Byurr.. pakaian Lita pun terciprat air.


“Aduhh pakaianku jadi basah dan kotor nih..” keluh Lita saat Rei sudah melewatinya.
Tiba saatnya pulang sekolah dan Lita pun berjalan pulang. Rei pun pulang dengan sepedanya. Ia mengayuhnya dengan sangat kencang dan melewati Lita. Tiba-tiba terdengar bunyi yang keras “BRAK”.

Sepeda Rei tersandung batu dan ia pun terjatuh. Rei tertimpa sepedanya dan kesulitan berdiri.

Melihat itu, Lita langsung berlari dan menolong Rei.
“Apakah kamu terluka? Aku bantu berdiri ya, “ seru Lita sambil membantu Rei dan sepedanya berdiri.
“Aduh, kakiku sakit tertimpa sepeda..” jawab Rei.
“Duduk di sini dulu biar kita obati ya, “ kata Lita
“Mengapa kamu baik kepadaku, Lit? Padahal aku telah berbuat jahat kepadamu, “ tanya Rei.

“Tuhan mengajarkan kita untuk mengasihi semua orang termasuk musuh kita. Matius 5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. “ jawab Lita.
“Karena itu, aku memaafkanmu dan mau mengasihimu seperti aku mengasihi orang lain,” tambah Lita.
Rei terdiam lalu menjawab dengan malu, “Aku sungguh minta maaf ya, Lit. Aku juga sangat berterima kasih kamu telah mau membantuku. Mulai hari ini aku mau jadi anak baik yang mengasihi sesama.”



