Lita Hilang!

Pada suatu pagi yang cerah di hari Minggu, Mama mengajak Lita untuk pergi ke pasar. Pasar tersebut sangat ramai pengunjung. Ada banyak orang yang sedang berjualan, menawar harga, makan di warung, dan lainnya.

Mama sedang melihat-lihat sayuran yang ditata di salah satu kios. Sambil memeriksa mana yang bagus, Mama juga mengobrol dengan ibu penjual dan menawar harga sayur tersebut. Setelah Mama selesai membayar dan mengambil sayuran yang dibeli, Mama baru tersadar bahwa Lita tidak ada di sampingnya!

Mama menjadi panik dan mencari-cari Lita. “Apakah Ibu lihat anak saya?” Sesekali, Mama juga memanggil-manggil Lita. “Lita! Lita!” Mama terus mencari keberadaan Lita yang tidak tahu ada di mana.

Pelita kecil 38 ceritaku lita hilang (4)

Tiba-tiba, ada sebuah suara anak kecil memanggil Mama dari belakang. “Mama!” Mama membalikkan badannya dan melihat ada Lita yang berlari ke arahnya. Wajah Lita terlihat basah karena air mata dan dia begitu senang karena akhirnya bisa menemukan ibunya kembali.

Tapi Lita tidak datang sendirian. Di belakangnya, ada seorang ibu yang berjalan mendekati Mama dan Lita yang sedang berpelukan.

Pelita kecil 38 ceritaku lita hilang (2)

Lita terisak. “Tadi Lita keasyikan lihat mainan. Terus Mama udah hilang. Lita juga sempat jatuh ketika nyariin Mama. Ibu ini yang ngobatin luka Lita dan bantu Lita cari Mama,” kata Lita dengan nada sedih.

Mama melihat ke arah ibu itu. “Terima kasih banyak, Bu,” ucap Mama. Mama sangat bersyukur karena ada orang baik di sekitarnya yang mau menolong Lita, padahal Mama dan Lita tidak mengenal siapa orang itu. Dia hanyalah seorang pengunjung pasar biasa.

Setelah berpisah dengan ibu itu, Mama dan Lita pun pulang ke rumah. Di dalam perjalanan, Lita berkata kepada Mama, “Ibu tadi baik sekali, ya, Ma. Lita jadi ingat cerita orang Samaria yang baik hati, deh. Ibu itu tidak mengenal Lita, tapi mau nolongin Lita.”

Mama tersenyum. “Iya, Lita. Maka dari itu, selama kita masih ada kesempatan, kita harus berbuat baik (Galatia 6:10). Kalau kita lihat ada orang yang sedang kesusahan atau membutuhkan bantuan, dan kita bisa membantunya, kita harus tolong mereka ya, Lita.”“Oke, Ma,” jawab Lita semangat sambil memakan jajanan pasar yang Mama belikan tadi.

Invalid email address