Tuhan Tidak Pernah Ingkar Janji

Di suatu siang, Lita pulang dari sekolah dengan wajah habis menangis. Dia juga berjalan dengan lesu. Mama segera bertanya kepadanya, “Lita, ada apa?”

“Tadi di kelas ada kuis, Ma. Lita dapet nilai empat puluh.” jelas Lita sambil menangis. Mama pun memeluk Lita dan berusaha menenangkannya.

Lita berkata lagi, “Lita enggak bisa matematika, Ma. Pelajaran ini terlalu susah buat Lita.”

“Lita,” panggil Mama lembut. “Udah minta tolong kepada Tuhan Yesus belum?” Lita menggelengkan kepalanya.

“Tuhan pernah berjanji untuk menyertai kita (Yesaya 41:10). Jadi, Tuhan pasti bisa menolong Lita, asalkan Lita bersandar kepada-Nya dan berusaha dengan sungguh-sungguh.”

Mendengar perkataan Mama, Lita pun menjadi terhibur dan percaya bahwa Tuhan Yesus pasti akan membantunya. Sejak hari itu, dia selalu berdoa kepada Tuhan Yesus sebelum belajar dan dia belajar dengan sangat giat.

Pelita kecil edisi 43 ceritaku (2)

Dua minggu kemudian, tibalah hari pembagian hasil ulangan matematika. Alangkah terkejutnya Lita ketika dia melihat bahwa dia mendapatkan nilai delapan puluh! ‘Tuhan tidak pernah ingkar janji,’ katanya dalam hati.

Invalid email address