Tunjukkan Kasihmu, Lita

Seperti biasa, Papa duduk di ruang tengah sambil menonton TV. Jam tujuh malam merupakan waktu istirahat untuk Papa setelah seharian bekerja di kantor. 

Papa, main sama Lita yuk,” kata Lita sambil menghampiri Papa di ruang tengah.

Tapi ternyata, Papa sedang tertidur karena terlalu lelah.

Lita yang tidak ingin mengganggu Papa, perlahan-lahan berjalan keluar dan mencari Mama.

Ma, Papa sedang tertidur di ruang tengah tuh, Ma. Sepertinya Papa kelelahan deh,” kata Lita kepada Mama.

Iya Lita, Papa sudah beberapa hari ini lembur karena ada banyak pekerjaan di kantor. Lalu apa yang telah kamu perbuat untuk Papa?” tanya Mama.

Umm… Karena merasa kasihan ke Papa, jadi Lita berjalan keluar pelan-pelan saja.

Tunjukkan-kasihmu-lita-lita-23-b

Lita sangat kasih ya kepada Papa. Tapi Lita, kamu juga bisa menunjukkan kasih kamu kepada Papa loh!

Tunjukkan-kasihmu-lita-lita-23-c

Oh, ya? Seperti apa tuh, Ma?” seru Lita dengan penuh rasa penasaran.

Kamu bisa begini nih, Lita.

Lalu Lita masuk ke ruang tengah dengan membawa selimut. Perlahan-lahan Lita menyelimuti Papa dan mengecup pipinya. Tiba-tiba tangan Papa merangkul Lita dan berkata, “Terima kasih Lita. Papa sayang kamu.

Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.” (Matius 5:15)

Invalid email address