Apakah adik-adik pernah bertengkar, dendam, disakiti, atau bahkan dikhianati?
Apakah adik-adik masih belum mengampuni sampai saat ini?
Bisa dengan mudah mengampuni memang tidak mudah, tapi ada beberapa fakta dan cara untuk memulai :

- Mengampuni bukan berarti adik-adik lemah, tapi justru yang kuatlah yang bisa mengampuni.
- Mengampuni berarti memilih untuk menerima apa yang sudah terjadi, dibandingkan apa yang seharusnya terjadi.
- Mengampuni juga berarti melangkah menuju ke depan, dibandingkan terjebak di masa lalu.
- Mengampuni orang lain adalah perbuatan baik yang dilihat Allah.
Bila kita tidak mengampuni sesama, maka Allah pun tidak mengampuni kita (Mat 6:15). - Mengampuni adalah sebuah proses, ada yang cepat, ada pula yang lambat.
Tetapi dengan bersandar Roh Kudus, kita pasti dapat mengampuni. - Mengampuni baik untuk kesehatan kita.
Penelitian menemukan bahwa menahan emosi atau marah dapat menjadi racun bagi tubuh.

Terlepas siapa yang benar atau salah, kata “mengampuni” adalah dasar untuk memulai kembali sebuah relasi dan hubungan antara adik-adik dengan yang disakiti atau yang menyakiti.
Jadi bagaimana menurut adik-adik? Bisakah adik-adik lebih mengampuni? Bisakah adik-adik mencobanya?



