Di suatu pagi, Lita sedang duduk di ruang makan dan menyantap sarapan. Tiba-tiba, Mama berkata, “Bulan depan kita akan pindah ke luar kota ya.”
Lita terkejut dan merasa sedih. Ia tidak ingin meninggalkan rumah ini, teman-temannya, sekolahnya… Meski Papa menjelaskan bahwa mereka pindah karena pekerjaan, Lita tetap murung.

Bagaimana ia bisa meninggalkan semua yang ada di kota ini dan tinggal di tempat yang tidak ia kenal?
Di sekolah, seorang guru menanyakan keadaannya. Lita menjawab Bu Guru dengan sedih bahwa ia akan pindah.
Setelah mendengar cerita Lita, sang guru mengingatkan kisah Abraham yang taat saat dipanggil Tuhan pergi ke negeri asing (Kejadian 12:1,4).
“Tuhan pasti bantu Lita juga,” ujar Bu Guru.

Lita menerima perkataan Bu Guru dan berdoa agar Tuhan membuatnya taat dan untuk membantunya di tempat yang baru.
Beberapa bulan kemudian, Lita menemukan teman baru, sekolah yang seru, dan bahkan bisa ikut pelayanan di gereja. Ia bersyukur karena sudah taat. Rencana Tuhan Yesus memang yang terbaik!



